Prediksi Leicester vs Plymouth League One 2 September 2026 menjadi salah satu pertandingan menarik pada lanjutan kompetisi kasta ketiga Inggris. Leicester City akan menjamu Plymouth Argyle di King Power Stadium dalam pertandingan yang mempertemukan dua tim dengan kondisi berbeda setelah tiga pertandingan awal musim 2026/27.
Leicester datang ke pertandingan ini dengan tekanan besar. The Foxes belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan League One dan masih mencari momentum terbaik di bawah arahan Russell Martin. Sebaliknya, Plymouth mulai menemukan kepercayaan diri setelah mencatat kemenangan perdana di liga dengan mengalahkan Bradford City 2-0 pada 29 Agustus.
Pertandingan ini menjadi kesempatan penting bagi Leicester untuk memanfaatkan keuntungan bermain di kandang. Namun, Plymouth memiliki modal positif dan pengalaman bagus dalam pertandingan tandang sehingga duel diperkirakan berjalan ketat sejak menit pertama.
Leicester City Berusaha Bangkit
Leicester City menjalani awal musim yang jauh dari harapan. Dalam tiga pertandingan League One, mereka belum memperoleh kemenangan. Setelah bermain imbang 1-1 melawan Notts County, Leicester kalah 1-2 dari Burton Albion sebelum kembali bermain imbang tanpa gol ketika menghadapi MK Dons pada 29 Agustus.
Hasil 0-0 melawan MK Dons sebenarnya menunjukkan Leicester mampu menciptakan tekanan. Namun, masalah utama mereka berada pada penyelesaian akhir. Leicester mendominasi banyak aspek permainan tetapi kesulitan mengubah peluang menjadi gol.
Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi Russell Martin. Leicester memiliki sejumlah pemain dengan kualitas individu yang cukup untuk bersaing di League One, tetapi koordinasi di sepertiga akhir lapangan masih belum maksimal.
Martin juga dituntut segera mendapatkan kemenangan pertamanya di League One. Tekanan semakin besar karena Leicester datang ke kompetisi ini setelah mengalami degradasi dan tentu memiliki target untuk segera kembali ke Championship.
Dari sisi positif, Leicester mempunyai keuntungan bermain di King Power Stadium. Dukungan suporter dapat menjadi faktor penting, terutama apabila pertandingan berlangsung ketat hingga babak kedua.
Plymouth Membawa Modal Kemenangan
Plymouth Argyle memiliki situasi yang sedikit lebih positif. Setelah kalah 1-3 dari Stockport County pada pertandingan pembuka, Plymouth bermain imbang 1-1 melawan Wycombe Wanderers. Mereka kemudian mendapatkan kemenangan pertama dengan mengalahkan Bradford City 2-0.
Kemenangan atas Bradford menjadi hasil yang cukup penting karena Bradford sebelumnya memiliki start bagus. Plymouth mampu tampil lebih efektif dan mencetak dua gol melalui Julio Pleguezuelo dan Harvey White.
Tom Cleverley tentu berharap kemenangan tersebut menjadi awal dari tren positif. Plymouth juga mempunyai alasan untuk percaya diri ketika bermain tandang. Pada musim 2025/26, Argyle memiliki salah satu rekor tandang terbaik di League One, dengan 12 kemenangan, tiga hasil imbang, dan sembilan kekalahan.
Karakter tersebut bisa kembali menjadi senjata ketika mereka menghadapi Leicester. Plymouth tidak harus menguasai bola sepanjang pertandingan. Mereka dapat menunggu momen, bermain lebih langsung, kemudian memanfaatkan ruang di belakang lini pertahanan Leicester.
Kondisi Pemain Leicester
Leicester menghadapi beberapa pertanyaan mengenai kondisi pemain menjelang pertandingan. Conor Chaplin menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian setelah hanya bermain sekitar 36 menit ketika menghadapi MK Dons sebelum mengalami masalah kebugaran. Caleb Okoli juga diragukan setelah absen dalam dua pertandingan terakhir. Olabade Aluko turut membutuhkan penilaian kebugaran setelah mengalami benturan sebelumnya.
Situasi tersebut dapat memengaruhi pilihan Russell Martin, terutama di lini depan dan pertahanan.
Di sisi lain, Leicester masih memiliki beberapa opsi penting seperti Bobby De Cordova-Reid, Wes Burns, Tommy Watson dan Sammy Braybrooke. Martin juga mempunyai Admir Bristrić sebagai opsi di posisi penyerang.
Daftar skuad resmi Leicester mencantumkan Jakub Stolarczyk, Jayden Joseph, Wout Faes, Caleb Okoli, Harry Souttar, Christian McFarlane, Wes Burns, Conor Chaplin, Bobby De Cordova-Reid, Tommy Watson, Sammy Braybrooke dan Admir Bristrić di antara pemain tim utama.
Karena kondisi Chaplin dan Okoli belum sepenuhnya pasti, susunan pemain di bawah merupakan prediksi starting XI, bukan susunan resmi yang telah dikonfirmasi klub.
Kondisi Pemain Plymouth
Plymouth juga memiliki sejumlah pemain yang harus diperhatikan dari sisi kebugaran. Michael Baidoo, Malachi Boateng dan Owen Oseni disebut mengalami masalah kebugaran sehingga berpotensi tidak tersedia.
Kondisi tersebut membuat Cleverley perlu mengandalkan pemain yang tersedia untuk mempertahankan momentum kemenangan atas Bradford.
Julio Pleguezuelo dan Harvey White layak mendapatkan perhatian setelah keduanya mencetak gol dalam kemenangan 2-0 atas Bradford. Keduanya diperkirakan kembali dipercaya sejak awal.
Plymouth juga memiliki Oliver Irow, Ryan Hardie dan beberapa pemain ofensif yang dapat memberikan ancaman ketika Leicester kehilangan bola.
Prediksi Starting XI
Leicester City
Russell Martin berpotensi mempertahankan formasi 4-2-3-1 untuk menghadapi Plymouth.
Jakub Stolarczyk; Jayden Joseph, Harry Souttar, Luke Thomas, Christian McFarlane; Wes Burns, Louis Page, Sammy Braybrooke, Bobby De Cordova-Reid, Tommy Watson; Admir Bristrić.
Komposisi ini sejalan dengan proyeksi susunan pemain yang beredar menjelang pertandingan, meskipun keputusan akhir tetap bergantung pada kondisi kebugaran pemain dan pilihan Russell Martin.
Luke Thomas juga menjadi pemain menarik untuk diperhatikan karena perannya semakin sentral di lini belakang Leicester dalam beberapa pertandingan terakhir.
Prediksi Starting XI
Plymouth Argyle
Sementara itu, Plymouth diperkirakan menggunakan formasi yang relatif seimbang untuk menghadapi tekanan Leicester di kandang.
Cooper; Joe Edwards/Harding, Nikola Katić/Mitchell, Julio Pleguezuelo, Brendan Galloway/Hartridge; Jordan Houghton/Curtis, Adam Randell/Bakinson, Harvey White, Oliver Irow; Ryan Hardie/Evans, Mustapha Bundu/Pepple.
Salah satu proyeksi susunan pemain menjelang pertandingan menempatkan Cooper, Harding, Mitchell, Pleguezuelo, Hartridge, Curtis, Bakinson, White, Irow, Evans dan Pepple sebagai starter.
Head to Head (H2H)
Secara historis, Leicester dan Plymouth mempunyai rekor pertemuan yang cukup berimbang. Data H2H menunjukkan kedua tim telah bertemu sebanyak 12 kali sejak 2004, dengan Leicester meraih empat kemenangan, Plymouth empat kemenangan, dan empat pertandingan lainnya berakhir imbang.
5 pertemuan terakhir
- Plymouth Argyle 1-0 Leicester City
- Leicester City 4-0 Plymouth Argyle
- Plymouth Argyle 1-1 Leicester City
- Leicester City 1-0 Plymouth Argyle
- Leicester City 0-1 Plymouth Argyle
5 pertandingan terakhir Leicester City
- MK Dons 0-0 Leicester City
- Ipswich 3-1 Leicester City
- Leicester City 1-2 Burton
- Notts County 1-1 Leicester City
- Leicester City 1-0 Northamton
5 pertandingan terakhir Plymouth Argyle
- Plymouth Argyle 2-0 Bradford City
- Plymouth Argyle 2-4 Coventry
- Wycombe 1-1 Plymouth Argyle
- Plymouth Argyle 1-3 Stockport County
- Plymouth Argyle 2-0 Exeter
Strategi yang Bisa Menentukan Pertandingan
Leicester kemungkinan akan mengambil inisiatif sejak awal. Bermain di kandang, The Foxes membutuhkan gol cepat untuk mengurangi tekanan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.
Masalahnya, Plymouth kemungkinan tidak akan bermain terlalu terbuka. Setelah mendapatkan kemenangan 2-0 atas Bradford, Cleverley mempunyai alasan untuk mempertahankan pendekatan yang lebih disiplin.
Pertarungan di lini tengah akan menjadi salah satu kunci. Jika Leicester mampu menguasai bola sekaligus mengalirkannya dengan cepat ke area sayap, Plymouth bisa dipaksa bertahan cukup dalam.
Sebaliknya, Plymouth dapat mencari peluang melalui serangan balik. Leicester yang membutuhkan kemenangan berpotensi menaikkan garis pertahanan. Situasi tersebut bisa menciptakan ruang bagi pemain-pemain cepat Plymouth.
Faktor efektivitas juga sangat penting. Leicester menunjukkan bahwa mereka mampu menciptakan tekanan, tetapi hasil 0-0 melawan MK Dons memperlihatkan bahwa penguasaan permainan saja tidak cukup.
Prediksi Skor
Di atas kertas, Leicester mempunyai skuad yang lebih kuat dan keuntungan bermain di King Power Stadium. Namun, performa awal musim belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan.
Plymouth justru datang dengan kepercayaan diri lebih baik setelah meraih kemenangan pertama di League One. Mereka juga mempunyai pengalaman bagus ketika bermain tandang pada musim sebelumnya.
Karena itu, pertandingan diperkirakan tidak mudah bagi Leicester. The Foxes kemungkinan menguasai bola lebih banyak, sementara Plymouth akan mencoba bertahan dengan struktur rapat dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik.
Jika Leicester mampu memperbaiki penyelesaian akhir, peluang mendapatkan tiga poin tetap terbuka. Namun apabila masalah finishing kembali muncul, Plymouth berpotensi membawa pulang poin dari King Power Stadium.
Prediksi skor akhir: Leicester City 1-1 Plymouth Argyle.
Hasil imbang menjadi prediksi yang cukup masuk akal berdasarkan kondisi kedua tim. Leicester membutuhkan kemenangan tetapi masih belum menemukan konsistensi, sedangkan Plymouth sedang berada dalam momentum positif setelah mengalahkan Bradford.




